Tinju Loteng Cetak Sejarah, Sabet Gelar Juara Umum Porprov NTB 2026

Atlit Tinju Loteng yang mendapatkan medali emas

LOTENG– Kontingen tinju Kabupaten Lombok Tengah menorehkan tinta emas dalam perjalanan olahraga Gumi Tastura.

Dengan semangat juang yang tinggi, disiplin, dan mental juara, para petinju Loteng sukses keluar sebagai juara umum cabang olahraga tinju pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.

Prestasi gemilang tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar kontingen Loteng pada Porprov kali ini. Di tengah persaingan sengit yang melibatkan petinju terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di NTB, atlet-atlet Loteng mampu menunjukkan kualitas, teknik, dan ketangguhan hingga mendominasi arena pertandingan.

Hasilnya, Loteng mengoleksi empat medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu, sebuah capaian yang memastikan Gumi Tastura berdiri di podium tertinggi sebagai juara umum.

Empat medali emas dipersembahkan oleh Rabiatul Adawiyah di kelas 65 kilogram putri, Cindy Taolani di kelas 70 kilogram putri, I Made Bajra Manawa di kelas 51 kilogram putra, dan Hari Budiyanto di kelas 75 kilogram putra. Keempat petinju tersebut tampil impresif sejak babak penyisihan hingga final, memperlihatkan kemampuan teknik, strategi, dan mental bertanding yang matang.

Sementara itu, dua medali perak berhasil diraih I Ketut Suardika dan Fikri Jamal Baladraf setelah melalui pertandingan yang berlangsung ketat. Tiga medali perunggu lainnya disumbangkan oleh Fathul Mubin, Lalu Huge Khaliqullah, dan Much. Rahman, sehingga semakin memperkokoh posisi Loteng di puncak klasemen cabang olahraga tinju.

Ketua KONI Loteng, Lalu Firman Wijaya terharu menyaksikan langsung perjuangan para atlet yang bertarung tanpa mengenal lelah demi mengharumkan nama daerah.

Menurut Firman, setiap kemenangan yang diraih bukanlah hasil yang datang secara instan, melainkan buah dari proses pembinaan yang panjang, latihan yang disiplin, serta kerja keras para atlet bersama pelatih dan ofisial.

“Perjuangan para atlet Pertina Lombok Tengah akhirnya terbayar dengan keberhasilan meraih gelar juara umum. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi masyarakat Lombok Tengah,” ujarnya.

Firman menilai keberhasilan ini menjadi sejarah baru bagi dunia tinju Lombok Tengah. Gelar juara umum menjadi bukti bahwa pembinaan atlet yang selama ini dilakukan mulai menunjukkan hasil nyata dan mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di NTB.

Meski demikian, ia mengingatkan agar para atlet tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dibandingkan meraihnya. Oleh karena itu, pembinaan harus terus ditingkatkan agar prestasi tersebut dapat dipertahankan pada ajang-ajang berikutnya.

“Perjuangan kita belum berhenti di sini. Setelah Porprov, kita harus mempersiapkan atlet-atlet terbaik menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). Pembinaan akan terus ditingkatkan agar mereka mampu bersaing dan membawa nama baik Lombok Tengah maupun Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional,” tegas Firman.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lo ttg eng bersama KONI dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) untuk terus memperkuat sistem pembinaan atlet. Dukungan terhadap peningkatan kualitas pelatih, penyediaan sarana dan prasarana olahraga, hingga pembinaan usia dini akan menjadi fokus agar lahir lebih banyak petinju berprestasi dari Gumi Tastura.

Keberhasilan tinju Loteng menjadi juara umum juga menjadi tambahan motivasi bagi seluruh kontingen Loteng yang masih berjuang di berbagai cabang olahraga Porprov XII NTB 2026. Raihan medali demi medali yang terus bertambah menunjukkan bahwa Loteng menjadi salah satu kekuatan besar dalam pesta olahraga tingkat provinsi tahun ini.

Bagi masyarakat Loteng, kemenangan ini bukan sekadar soal medali. Lebih dari itu, prestasi tersebut menjadi simbol bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu membawa atlet daerah berdiri sejajar bahkan mengungguli para pesaingnya.

Dengan gelar juara umum cabang olahraga tinju, Lombok Tengah kembali menegaskan diri sebagai daerah yang konsisten melahirkan atlet-atlet tangguh. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga, mengejar mimpi, dan terus mengharumkan nama Gumi Tastura di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup