Aksi Kemanusiaan Jadi Spirit PDIP Lombok Tengah Peringati Bulan Bung Karno 2026
LOMBOK TENGAH— Aksi kemanusiaan menjadi tema peringatan Bulan Bung Karno tahun 2026 ini di Lombok Tengah. Hal tersebut dilaksanakan oleh DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah yang menggelar donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Bertempat di kantor PDIP Lombok Tengah, Sabtu (20/6/2026), partai berlambang banteng ini juga merangkai kegiatannya yang dimulai pada 1 Juni 2026 lalu melalui apel peringatan hingga kemah bakti dan penanaman pohon di kawasan bantaran Sungai Lembah Datu, Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata.
Baca juga: Kaesang Lantik Pengurus PSI NTB, Unjuk Kekuatan dan Konsolidasi Menuju 2029
Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah, Suhaimi, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pengamalan ajaran Bung Karno yang selalu menempatkan rakyat sebagai pusat perjuangan.
“Bung Karno mengajarkan politik yang hadir untuk kemanusiaan,” kata Suhaimi.
Anggota DPRD NTB ini menjelaskan, donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis dipilih karena menyentuh kebutuhan langsung masyarakat. Menurutnya, kehadiran partai politik harus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh rakyat.
Pada kegiatan donor darah kali ini, panitia menargetkan sedikitnya 150 kantong darah terkumpul. Hingga pelaksanaan berlangsung, Suhaimi optimistis target tersebut dapat tercapai.
“Target 150 kantong darah, insyaallah terpenuhi,” ujarnya.
Baca juga: Kedaulatan Pangan Bukan Sekadar Cukup Makan, Merawat Tanah Adalah Merawat Masa Depan
Lebih jauh, Suhaimi menegaskan, telah menjadi komitmen PDI Perjuangan Lombok Tengah, bahwa kegiatan sosial serupa tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan atau hanya dilakukan saat momentum Bulan Bung Karno.
Ia menyebutkan, donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis dapat menjadi program rutin yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Karena itu, ia mendorong seluruh pengurus partai, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, untuk menindaklanjuti program tersebut di wilayah masing-masing.
“Jangan berhenti hari ini. PAC dan ranting harus melanjutkan di desa-desa,” tegasnya.
Menurutnya, arahan tersebut sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang terus mengingatkan seluruh kader agar selalu berada di tengah rakyat dan menghadirkan kerja-kerja nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
Baca juga: Kadernya di Lombok Timur Tertimpa Musibah, PDIP NTB Gotong Royong Ringankan Beban
Selain memperkuat kepedulian sosial, kader partai juga dituntut memiliki keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Kader selalu diingatkan Ibu Ketua Umum, agar mereka harus dekat dengan rakyat, peduli sesama, dan menjaga alam,” ucap mantan anggota DPRD Lombok Tengah tersebut.
Pihaknya menegaskan, seluruh kader PDI Perjuangan memahami sepenuhnya, semangat Bulan Bung Karno tidak cukup diwujudkan melalui peringatan dan seremoni semata.
“Lebih penting adalah menghadirkan aksi nyata dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Ini juga cara memperkuat semangat gotong royong kita sehari-hari,” demikian Suhaimi.*** (Rilis: Bambang MF / Editor: Tim Redaksi).


