37 Putra-Putri Terbaik Lolos Paskibraka 2026, Satu Pelajar Loteng Wakili NTB di Tingkat Nasional
LOTENG – Kebanggaan kembali menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah.
Pemerintah Kabupaten Loteng melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) resmi mengumumkan hasil Seleksi Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Sebanyak 37 pelajar terbaik berhasil lolos setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat dan kompetitif.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor 200.1.2/8/BKBP/2026 yang ditandatangani Kepala Bakesbangpol Loteng, Murdi.
Kepala Bakesbangpol Loteng, Murdi menyatakan, dari puluhan peserta yang dinyatakan lulus, satu pelajar berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai anggota Paskibraka tingkat nasional. Sementara tiga pelajar lainnya dipercaya mewakili Loteng pada Paskibraka tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sedangkan 33 pelajar lainnya akan bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Loteng.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Loteng mampu bersaing melalui proses seleksi yang mengedepankan kemampuan fisik, mental, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga karakter yang kuat.
Pelajar yang berhasil menembus Paskibraka tingkat nasional adalah Belvana Rolanda Vindia Kurniawan dari SMA Negeri 1 Praya. Ia akan membawa nama baik Kabupaten Lombok Tengah sekaligus Provinsi NTB pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat nasional.
Sementara itu, tiga pelajar yang lolos ke tingkat Provinsi NTB yakni Tsamara Ufaira Azka dari SMAN 1 Praya, Lalu Deni Rahman dari SMAN 1 Batukliang, dan Aizar Ahmad Syuja dari SMAN 1 Praya.
Selain itu, sebanyak 33 pelajar dinyatakan lolos sebagai anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Lombok Tengah yang terdiri dari 18 putra dan 15 putri. Mereka berasal dari berbagai SMA, MA, hingga SMK yang tersebar di sejumlah kecamatan di Loteng.
Dominasi peserta dari SMAN 1 Praya menunjukkan konsistensi sekolah tersebut dalam mencetak calon Paskibraka berkualitas. Namun demikian, keberhasilan juga datang dari sekolah-sekolah lain seperti SMAN 2 Praya, SMAN 4 Praya, SMAN 1 Jonggat, SMAN 2 Pujut, SMAN 1 Batukliang, MAN 1 Lombok Tengah, SMKN 1 Janapria, SMA Attohiriyah Bodak, hingga SMAN 1 Pringgarata yang turut menyumbangkan putra-putri terbaiknya.
“Para peserta yang dinyatakan lulus bukan hanya berhasil melewati seleksi administrasi dan kesehatan, tetapi juga telah membuktikan kemampuan mereka dalam tes fisik, peraturan baris-berbaris, kepribadian, psikologi, wawasan kebangsaan, serta berbagai tahapan seleksi lainnya, ” ungkapnya.
Selanjutnya, seluruh peserta yang lolos akan mengikuti pembinaan intensif dan pemusatan pendidikan serta latihan sesuai jenjang penugasannya. Selama masa karantina, mereka akan dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Mereka dipersiapkan untuk mengemban tugas penting sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026, baik di tingkat nasional, Provinsi NTB maupun Kabupaten Loteng.
Ia berharap keberhasilan para pelajar tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah masing-masing, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi.
Keikutsertaan dalam Paskibraka bukan sekadar menjadi petugas pengibar bendera. Lebih dari itu, para anggota Paskibraka merupakan calon pemimpin masa depan yang dibentuk melalui nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dengan diumumkannya hasil seleksi ini, Loteng kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi sebagai modal penting menuju Indonesia yang semakin maju.(01)


