Pelamar Volunteer MotoGP 2026 Membeludak
LOTENG— Antusiasme masyarakat untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit kembali menunjukkan tren positif.
Ribuan masyarakat berbondong-bondong mengikuti proses seleksi volunteer untuk mendukung perhelatan balap motor internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 mendatang.
PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyambut positif tingginya minat masyarakat tersebut. Namun, di balik membeludaknya jumlah pendaftar, pelaksanaan walk-in interview pada hari pertama, Senin (24/8/2026), sempat diwarnai antrean panjang dan kepadatan peserta di sejumlah titik.
MGPA mencatat sekitar 1.140 calon volunteer hadir pada hari pertama untuk mengikuti proses pendaftaran dan wawancara. Jumlah tersebut melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata hanya berada di kisaran 400 peserta pada hari pertama.
Lonjakan peserta yang sangat signifikan itu membuat pengaturan arus calon volunteer menjadi tantangan tersendiri bagi panitia.
Kepadatan terjadi karena jumlah masyarakat yang datang jauh melebihi perkiraan awal. Kondisi tersebut kemudian berdampak terhadap antrean, alur pergerakan peserta, hingga kenyamanan masyarakat yang harus menunggu giliran mengikuti proses interview.
Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang begitu besar untuk terlibat langsung dalam penyelenggaraan event olahraga internasional tersebut.
Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menjadi sinyal positif bahwa keberadaan MotoGP di Mandalika tidak hanya menjadi tontonan olahraga, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam penyelenggaraan event berskala dunia.
Namun, MGPA juga mengakui adanya dinamika yang terjadi di lapangan pada hari pertama pelaksanaan seleksi.
“Kami memahami adanya dinamika di lapangan yang dirasakan masyarakat dalam pelaksanaan walk-in interview calon volunteer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada hari pertama,” ujar Ananda Mikola.
Atas kondisi tersebut, MGPA menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh calon volunteer yang mengalami ketidaknyamanan selama mengikuti proses seleksi.
Evaluasi pun langsung dilakukan untuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi pada hari-hari berikutnya.
Sejumlah penyesuaian diterapkan mulai hari kedua. Salah satunya dengan memperbaiki sistem pengaturan antrean dan memperjelas alur peserta sejak datang hingga menyelesaikan tahapan interview.
Selain itu, panitia juga menyediakan holding room atau ruang tunggu bagi peserta yang masih menunggu giliran. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membuat peserta tidak harus berdesakan di area antrean terbuka.
MGPA juga menyediakan air minum bagi peserta sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan selama proses seleksi berlangsung.
Perbaikan mekanisme tersebut dilakukan seiring dengan masih berlangsungnya proses interview yang dijadwalkan pada 24–31 Agustus 2026.
MGPA memastikan proses seleksi tetap berjalan dengan melakukan penyesuaian terhadap kapasitas dan alur peserta di lapangan. Koordinasi antarpetugas juga terus diperkuat agar ribuan calon volunteer dapat mengikuti tahapan seleksi secara lebih tertib.
Dalam penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, MGPA menargetkan sekitar 2.500 volunteer terpilih untuk mengisi berbagai fungsi pendukung selama event berlangsung.
“Para volunteer nantinya diharapkan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan event, mulai dari pelayanan peserta dan penonton hingga berbagai fungsi operasional lainnya sesuai kebutuhan penyelenggara, ” ucapnya.
Besarnya jumlah masyarakat yang mendaftar menunjukkan bahwa peluang untuk menjadi bagian dari event internasional di Mandalika semakin diminati.
Bagi masyarakat Lombok dan NTB, keterlibatan sebagai volunteer juga menjadi salah satu bentuk partisipasi langsung dalam menyukseskan agenda olahraga internasional yang kembali menjadikan Mandalika sebagai pusat perhatian dunia.
MGPA menegaskan bahwa tingginya animo masyarakat tersebut menjadi energi positif dalam mempersiapkan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Meski demikian, perusahaan tetap menyadari bahwa tingginya jumlah peserta harus diimbangi dengan sistem pelayanan dan pengelolaan antrean yang memadai.
“Kami berkomitmen melakukan upaya terbaik terhadap pelaksanaan proses interview dan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara lebih terstruktur, tertib, serta tetap memperhatikan kenyamanan seluruh peserta,” tegas Ananda.
Dengan evaluasi dan berbagai penyesuaian yang telah dilakukan, MGPA berharap seluruh rangkaian seleksi volunteer hingga akhir Agustus dapat berlangsung lebih lancar.
Antusiasme yang mencapai lebih dari seribu peserta hanya pada hari pertama sekaligus menjadi gambaran besarnya ekspektasi masyarakat terhadap gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Kini, perhatian tidak hanya tertuju pada siapa saja yang nantinya terpilih menjadi bagian dari sekitar 2.500 volunteer, tetapi juga bagaimana seluruh persiapan menuju 9–11 Oktober 2026 dapat berjalan maksimal.
MGPA pun memastikan pengalaman masyarakat selama proses seleksi menjadi perhatian penting. Sebab, para volunteer yang terpilih nantinya bukan sekadar tenaga pendukung, melainkan akan menjadi salah satu wajah Indonesia dalam menyambut para pembalap, tim, penonton, serta tamu dari berbagai negara di Sirkuit Mandalika. (01)




