Nila Rajang Untuk Ketua Fraksi NasDem, Diskusi Lelong Usulkan Perda Pemberdayaan Pemuda
LOMBOK TENGAH— Pinggir Embung Sejoneng di Desa Lelong yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kecamatan Janapria dan Kecamatan Praya Timur, menjadi saksi pertemuan reses Ketua DPD Partai NasDem Lombok Tengah, Ahmad Syamsul Hadi dengan para pemuda Praya Tengah (06/06/2026).
Usulan lokasi yang unik ini membuat suasana reses menjadi sedikit berbeda. Dampaknya perbincangan menjadi terbuka dan peserta reses menjadi lebih aktraktif dalam menyampaikan pendapat dan usulan.
“Banyak pemuda setelah lulus SMA cukup kesulitan mendapat pekerjaan, beban bertambahnya angka pengangguran. Berharap ada solusi dari pemerintah, sebab kami juga pernah denga ada program pinjaman pembiayaan dari bank, semacam KUR, untuk yang ingin kerja di Jepang. Tunas mungkin ini ada penjelasan dari pemerintah,” ungkap salah seorang perwakilan pemuda dari saat sesi awal pertanyaan.
Baca juga: Sebelum Aik Mual, ASAH di Todong Warga di Prai Meke: Teken Listrik, Pak! Dilah Lek Niki Kejep Meleng
Selain itu, para pemuda yang hadir juga mengutarakan keinginan agar pemerintah bisa menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberdayaan Pemuda.
“Biar menjadi jelas dasar dari pengelolaan pemuda ini melalui organisasi resminya, misalnya di karang taruna. Selama ini kami di karang taruna kecamatan kalau mau mengadakan sesuatu harus kesana kemari. Organisasi ini resmi, ya semacam plat merah, tapi pembiayaan organisasi tidak ada. Jadi kami inginkan ada perda yang mencakup karang taruna di kecamatan dan desa, sebab sejatinya pemuda itu basisnya di kecamatan dan desa,” papar Bejo sebagai perwakilan Karang Taruna Praya Tengah mewakili rekan-rekannya.
Menanggapi keinginan tersebut, Ahmad Syamsul Hadi menjelaskan bahwa memang permasalahan untuk pemuda ini harus menjadi salah satu prioritas bagi pemerintah, termasuk dengan solusi lapangan pekerjaan.
“Pemerintah Daerah memang telah menyiapkan ruang pelatihan, misalnya BLK, bagi anak-anak muda kita untuk memperdalam dan mempertajam keahlian, tentu dengan bersertifikat. Tapi jika itu tidak cukup, maka pemerintah harus cepat tanggap. Kami di DPRD Lombok Tengah akan atensi itu,” jawab Ketua Komisi I DPRD tersebut.
Baca juga: LKPJ 2025, DPRD Layangkan Ratusan Rekomendasi Terhadap Pemda
Terkait dengan usulan perda pemuda, Ahmad menanggapi cukup antusias. Pihaknya mengatakan akan menyampaikan itu dalam rapat DRPD.
“Itu bagus, ada kemajuan berpikir. Siap, saya akan sampaikan itu di DPRD. Tapi itu tolong juga usulan rencana kerja Karang Taruna Praya Tengah mana. Sudah lama saya minta belum dikasih. Biar jelas apa yang harus disiapkan lewat program. Setelah ini tolong disiapkan ya,” tagihnya.
Kejutan terjadi diujung pertemuan, Ahmad Syamsul Hadi merasa surprise setelah para pemuda tiba-tiba mengajak makan bersama dan menyuguhkan pesajik Ikan Nila Rajang. Suasana keakraban menjadi penutup pertemuan diperbatasan kecamatan tersebut.*** (Kontributor: JW).


