Sebelum Aik Mual, ASAH di Todong Warga di Prai Meke: “Teken Listrik, Pak! Dilah Lek Niki Kejep Meleng”

Reses Masa Sidang III Ahmad Syamsul Hadi (foto: istimewa).

LOMBOK TENGAH— Reses Masa Sidang III DPRD Lombok Tengah menjadi momentum bagi politikus NasDem, Ahmad Syamsul Hadi, yang juga Ketua Komisi I untuk lebih membuka ruang penyampaian aspirasi masyarakat di Praya dan Praya Tengah.

Mengunjungi Dusun Buwuh di Desa Prai Meke (04/06/2026), Ahmad disambut dengan keinginan warga yang mengeluhkan kondisi penerangan lingkungan dan belum bagusnya infrastruktur jalan desa.

“Tiang Listrik di tempat kami ini pakai bambu, terus terang kami takut pas hujan sebab posisi kabel listrik bisa jatuh kalau tiang bambunya patah, apalagi posisinya ada yang melewati sawah,” kata Makmun, salah satu warga Dusun Buwuh.

Baca juga: Fraksi NasDem DPRD Berikan Catatan Kritis Terhadap Empat Ranperda Usulan Daerah

Selain itu, dirinya dan warga berharap adanya peningkatan daya Listrik untuk wilayah dusunnya yang selama ini memang dirasa tidak mencukupi kebutuhan voltage untuk seluruh rumah warga.

Iye kejep meleng dilah, Pak (lampu kami redup, Pak). Jelas ini dayanya kecil, sebab wilayah kami tidak punya gardu sendiri. Selain itu, tunas adin sak tekerisak gamak rurung niki (mohon agar diperbaiki jalan ini), panjangnya sekitar 700 meter,” harapnya melanjutkan.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Syamsul Hadi menyampaikan bahwa sebenarnya untuk masalah perlengkapan listrik itu memang tidak ada dalam daftar ajuan program aspirasi, namun bukan berarti itu membuat harapan warga menjadi tidak bisa dilaksanakan.

“Insha Allah, kalau untuk tiang listrik akan kita buatkan. Tidak usah pakai pokir. Nah kalau untuk jalan, tentu akan kita masukkan. Mana yang prioritas akan kita kerjakan dulu biar semua keinginan pelungguh bisa masuk. Harapan kita memang begitu, agar program aspirasi warga ini bisa sejalan dengan pembangunan desa,” kata Ahmad menanggapi.

Baca juga: Reses Dikemas Diskusi, Ahmad Syamsul Hadi Diminta Jadi Pembina Para Kaling

Sesi reses di Prai Meke ini kemudian juga menjadi ajang tukar pikiran dan diskusi warga terkait kondisi wilayah dan harapan-harapan kedepan. Pada kesempatan tersebut, Ahmad Syamsul Hadi juga menyampaikan perkembangan terkait kerja-kerja DPRD dan situasi terkini daerah sebagai bahan informasi warga.

Menyapa Aik Mual dan Bantuan Musholla

Kunjugan Ahmad Syamsul Hadi di Dusun Tegal, Desa Aik Mual, seketika berubah menjadi ajang berkumpul yang hangat. Pertemuan reses yang biasanya dimulai dengan suasana formal tidak terasa sama sekali, cair dan guyub bahkan berlangsung semenjak kedatangan.

Berlangsung di teras halaman, warga berharap untuk bantuan terkait rumah ibadah yakni musholla yang kebetulan sedang dalam proses pengerjaan. Selain itu, agar lingkungan bisa mendapatkan program penataan.

“Kami para warga disini sedang mengerjakan musholla, semoga ada dukungan bagi pembangunan ini. Selain itu ya mohon lingkungan kami bisa diberikan program penataan, jalan dan salurannya,” kata Taufiqullah, salah satu tokoh pemuda setempat (05/06/2026).

Baca juga: Empat Ranperda Lombok Tengah Siap Lanjut, DPRD Tetapkan Ahmad SH dan Murdani Pimpin Dua Pansus

Selanjutnya reses kemudian diisi juga dengan perbincangan dan diskusi. Sama dengan saat bertemu warga di lokasi-lokasi reses sebelumnya, Ahmad Syamsul Hadi juga menggunakan kesempatan tersebut untuk menceritakan kerja-kerja DPRD, termasuk mengkonfirmasi beberapa hal yang menjadi issue hangat masyarakat saat ini.

“Tugas saya sebagai DPRD adalah untuk menyampaikan ini, biar tidak keliru tanggap dan informasi menjadi lengkap. Agar pelungguh semua juga mengetahui apa saja yang sudah, sedang, dan akan dikerjakan oleh wakil pelungguh di DPRD. Misalnya tentang PPPK, masalah Nakes, bahkan Alfamart yang viral itu perlu untuk kita semua tahu, biar tidak bias informasi,” demikian Ahmad.*** (Kontributor: JW).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup