Serap Aspirasi dari Akar Rumput, Murdani Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Jonggat–Pringgarata

LOTENG – Komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan Anggota DPRD Loteng Murdani.

Melalui agenda Reses Masa Sidang Tahun 2026, legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jonggat–Pringgarata itu turun langsung menemui warga guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat akar rumput.

Kegiatan yang berlangsung di sejumlah titik wilayah Jonggat dan Pringgarata tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat. Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak yang selama ini mereka hadapi.

Reses yang dilaksanakan Murdani tidak hanya dihadiri tokoh masyarakat dan tokoh agama, tetapi juga melibatkan kalangan pemuda, perempuan, kelompok tani, hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kehadiran berbagai elemen masyarakat itu menunjukkan tingginya harapan warga agar aspirasi mereka dapat diperjuangkan dalam kebijakan pembangunan daerah.

Dalam dialog tersebut, sejumlah persoalan strategis menjadi perhatian utama masyarakat. Salah satunya adalah kebutuhan peningkatan infrastruktur dasar yang dinilai masih perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Warga menyampaikan keluhan terkait kondisi beberapa ruas jalan lingkungan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan. Selain itu, masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani juga mengusulkan optimalisasi jaringan irigasi guna mendukung produktivitas sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

Tidak hanya itu, sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi sorotan. Kelompok pemuda dan perempuan mengusulkan adanya program pelatihan keterampilan kerja yang lebih masif serta dukungan bantuan modal usaha untuk mengembangkan UMKM lokal.

Menurut warga, penguatan sektor ekonomi kerakyatan sangat penting untuk membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di tengah tantangan ekonomi yang semakin dinamis.

Sementara itu, kebutuhan fasilitas umum juga menjadi aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat. Pengadaan sarana Posyandu yang representatif serta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik rawan dinilai sangat mendesak untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan keamanan lingkungan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Murdani menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat telah dicatat dan didokumentasikan untuk selanjutnya diperjuangkan melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD serta pembahasan program pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal yang harus dilaksanakan anggota dewan, melainkan bagian penting dari proses demokrasi yang memungkinkan masyarakat menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka secara langsung.

“Semua usulan, baik infrastruktur, pertanian maupun ekonomi, sudah kami rekam. Ini adalah amanah yang harus kami perjuangkan. Sebagai wakil rakyat, tugas kami adalah menjadi jembatan aspirasi masyarakat sekaligus wadah bagi konstituen untuk menagih komitmen yang pernah kami sampaikan saat masa kampanye,” ujar Murdani.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan yang benar-benar prioritas di lapangan.

Karena itu, hasil reses akan menjadi bahan penting dalam memperjuangkan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Jonggat dan Pringgarata.

“Yang terpenting bagi kami adalah memastikan suara masyarakat benar-benar terakomodasi dalam kebijakan dan program pembangunan Pemerintah Loteng. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi dasar perjuangan kami di DPRD,” tegasnya.

Murdani juga menilai reses memiliki peran strategis dalam penyusunan arah pembangunan daerah. Melalui kegiatan tersebut, anggota dewan dapat memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi riil masyarakat sehingga kebijakan anggaran yang disusun nantinya tidak hanya berdasarkan data administratif, tetapi juga kebutuhan nyata di lapangan.

Pada pelaksanaan reses tahun ini, Murdani menyambangi enam titik berbeda di wilayah Dapil V. Langkah tersebut dilakukan agar jangkauan penyerapan aspirasi lebih luas dan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan reses juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan emosional antara wakil rakyat dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbangun secara intensif akan menciptakan kepercayaan dan sinergi yang kuat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Di akhir kegiatan, Murdani menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam setiap titik reses. Ia menilai partisipasi aktif warga menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Semangat dan kepedulian masyarakat untuk menyampaikan aspirasi menunjukkan bahwa mereka ingin terlibat dalam proses pembangunan. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus bekerja dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat di DPRD,” katanya.

Ia berharap kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD dapat terus terjaga sehingga pembangunan di Kecamatan Jonggat dan Pringgarata dapat berjalan lebih merata, berkeadilan, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Dengan komunikasi yang terus terbangun dan aspirasi yang dikawal secara konsisten, Murdani optimistis Jonggat dan Pringgarata akan terus berkembang menjadi wilayah yang maju, produktif, serta memiliki kualitas pelayanan publik yang semakin baik dari tahun ke tahun. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup