Diminta Sanding Data Karena Tidak Coklit, Panitia Pilkades Darek Disandera Massa Pendukung Bakal Calon

Pertemuan Komisi I DPRD Lombok Tengah, DPMD, BPD dan Panitia Pilkades Darek di Aula DPRD Lombok Tengah (21/09/2026).

‎‎LOMBOK TENGAH— Dua bakal calon pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Darek melakukan pertemuan dengan Panitia Pilkades, DPMD, dan BPD Darek atas dugaan permainan data dalam pelaksanaan pilkades di Aula DPRD Lombok Tengah pada Senin (21/09/2026).

‎‎Pada pertemuan tersebut terungkap bahwa dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang dilaksanakan sebelumnya tidak dilakukan seluruhnya.

“Di Bale Luah itu ada sekitar 400-an pemilih, tidak ada yang sama di coklit,” ungkap tim pemenangan salah satu bakal calon.

Baca juga: Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa

‎Menanggapi hal tersebut, Komisi I DPRD Lombok Tengah meminta jika permasalahan pada teknis tersebut mesti disikapi dengan mencarikan jalan keluar.

‎”Tahapan coklit kan masanya sudah lewat, ini harus dicarikan solusi sebagai jalan untuk membereskan masalah. Silakan panitia pilkades dan bakal calon untuk sanding data, nanti bersama dengan DPMD,” kata Ketua Komisi I, Ahmad Syamsul Hadi, saat memimpin jalannya pertemuan.

Ahmad kemudian meminta agar proses sanding datang dilaksanakan di Kantor DPMD Lombok Tengah dan pihaknya mengutus Nasarudin beserta Lalu Galih Setiawan sebagai anggota Komisi I untuk mensupervisi hal tersebut.

“Kekeliruan dari panitia sudah jelas, tidak melaksanakan tahapan yakni coklit,” tegasnya.

Sebelumnya lokasi sanding data direncanakan di Kantor Camat Praya Barat Daya, namun memperoleh penolakan dari panitia dan BPD Darek yang hadir dengan alasan keamanan.

Baca juga: Jelang Pilkades, Kejari Desak Inspektorat Audit Dana Desa

Hingga sore hari, panitia pilkades yang pergi mengambil dokumen di Kantor Desa Darek tidak bisa bergerak ke Praya dikarenakan massa pendukung bakal calon yang lain menahan agar panitia tidak bisa keluar kantor desa.

Kadis DPMD, Baiq Murni, kemudian melaksanakan rapat dengan pihak kepolisian dan Komisi I. Atas saran dari Nasarudin dari Komisi I, diputuskan bahwa pihak DPMD dan kepolisian akan melakukan pendekatan persuasif langsung ke Desa Darek.

Hingga berita ini diturunkan, kelanjutan dari permasalahan Pilkades Darek ini masih belum bisa diputuskan.*** (Kontributor: JW / Editor: Tim Redaksi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup