Lombok Tengah Guyur Bonus Atlet dan Pelatih Peraih Medali di Porprov NTB 2026, Satu Orang Dapat Umroh
LOMBOK TENGAH— Malam Penganugerahan Tastura Juara menjadi momentum yang cukup emosional bagi dunia olahraga Lombok Tengah saat pemda memberikan bonus bagi atlet dan pelatih yang berhasil menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.
Penghargaan atas prestasi yang disalurkan melalui KONI tersebut digelar di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis (15/10/2026), sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet yang berhasil mengantarkan Bumi Mandalika meraih peringkat kedua pada Porprov NTB 2026.
Baca juga: Atlet Tampil Digdaya Lampaui Target, Lombok Tengah Juara Umum Tenis Meja di Porprov NTB 2026
Sekretaris Daerah sekaligus Ketua KONI Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada atlet peraih medali serta pelatih yang telah berkontribusi dalam pencapaian prestasi olahraga daerah.
“Dalam kegiatan ini kita mengundang seluruh peserta Porprov yang berjumlah 598 atlet, seluruh pelatih, serta pengurus cabang olahraga (cabor),” ungkapnya.
Firman menjelaskan, besaran bonus atlet ditentukan berdasarkan jenis medali dan kategori pertandingan, baik perorangan maupun beregu.
Untuk kategori perorangan, peraih medali emas mendapatkan bonus Rp20 juta, medali perak Rp10 juta, dan medali perunggu Rp5 juta.
Sementara itu, untuk kategori beregu kecil dengan anggota kurang dari enam orang, termasuk nomor ganda, bonus medali emas sebesar Rp25 juta, medali perak Rp15 juta, dan medali perunggu Rp7 juta.
Pada kategori beregu sedang dengan jumlah anggota enam hingga sembilan orang, bonus medali emas ditetapkan sebesar Rp27,5 juta, medali perak Rp17 juta, dan medali perunggu Rp9 juta.
Baca juga: Kick Boxing Loteng Sapu Bersih Medali di Porprov XII NTB 2026
Adapun kategori beregu besar dengan anggota lebih dari sembilan orang mendapatkan bonus Rp30 juta untuk medali emas, Rp18 juta untuk medali perak, dan Rp10 juta untuk medali perunggu.
Selain atlet, pelatih juga memperoleh penghargaan berdasarkan prestasi atlet binaannya. Pelatih yang berhasil mengantarkan atlet meraih medali emas mendapatkan bonus Rp5 juta, medali perak Rp4 juta, dan medali perunggu Rp3 juta.
Menurut Firman, bonus tersebut bersumber dari APBD Perubahan Kabupaten Lombok Tengah Tahun Anggaran 2026. Penyalurannya ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan setelah anggaran dapat direalisasikan.
“Begitu anggaran mulai bisa dieksekusi, kami pastikan bonus itu sudah bisa diterima,” ujar Firman.
Firman menambahkan, keberhasilan kontingen Lombok Tengah meraih peringkat kedua pada Porprov NTB 2026 melampaui target awal yang ditetapkan, yakni menempati posisi ketiga.
“Kendati dengan keterbatasan anggaran, kami menunjukkan kepada masyarakat Lombok Tengah bahwa kontingen kami berhasil menjadi runner-up pada Porprov,” katanya.
Ke depan, KONI Lombok Tengah akan melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pembinaan dan persiapan atlet, termasuk penerapan sistem pendaftaran berbasis elektronik yang telah digunakan pada Porprov 2026.
“Semua nanti akan kita evaluasi untuk berbenah menuju juara umum pada Porprov berikutnya,” tegas Firman.
Baca juga: Tinju Loteng Cetak Sejarah, Sabet Gelar Juara Umum Porprov NTB 2026
Bupati Apresiasi Lompatan Prestasi Atlet Lombok Tengah
Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kontingen Lombok Tengah yang mampu meningkatkan prestasi dari peringkat kelima pada Porprov sebelumnya menjadi peringkat kedua pada Porprov NTB 2026.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan sejarah baru bagi perkembangan olahraga di Kabupaten Lombok Tengah.
“Ternyata setelah kita evaluasi, atlet-atlet Lombok Tengah sangat luar biasa dan berprestasi,” kata Pathul.
Pathul mengakui bahwa dukungan anggaran terhadap pembinaan olahraga masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pemerintah daerah akan membahas kebutuhan anggaran bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna mendukung pembinaan atlet pada masing-masing cabang olahraga.
“Nanti kita coba hitung-hitung berapa kebutuhan masing-masing cabor agar pada Porprov berikutnya atlet dan pelatih bisa meningkatkan prestasi,” tandasnya.
Baca juga: Srikandi Tastura Tak Terbendung, Voli Putri Loteng Rebut Medali Emas di Porprov NTB
Hadiah Umrah Satu Atlet Peraih Emas
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, juga menyampaikan akan memberikan hadiah umrah secara pribadi kepada satu orang atlet peraih medali emas pada Porprov NTB 2026.
Hadiah umrah tersebut merupakan pemberian pribadi Bupati Lombok Tengah, bukan bagian dari program bonus atlet yang bersumber dari APBD maupun anggaran KONI.
“Sebenarnya yang saya inginkan semua atlet berangkat umrah. Namun, akibat keterbatasan, untuk tahun ini saya akan berangkatkan satu orang atlet,” ujar Pathul.
Adapun atlet yang akan menerima hadiah tersebut nantinya ditentukan melalui proses evaluasi dan verifikasi oleh pengurus KONI Kabupaten Lombok Tengah.*** (Rilis: Diskominfo Lombok Tengah : Editor: Tim Redaksi).




