Rekrutmen Pejabat BUMD PT Lombok Tengah Bersatu Sepi Peminat
LOTENG – Proses rekrutmen pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada PT Lombok Tengah Bersatu hingga saat ini masih minim peminat.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan DPRD, mengingat peran strategis BUMD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sejumlah pihak menilai, jabatan strategis di tubuh perusahaan daerah tersebut seharusnya diisi oleh figur-figur yang memiliki kompetensi, integritas, serta pengalaman manajerial yang memadai. Namun, berdasarkan perkembangan terakhir, jumlah pelamar yang mendaftar untuk posisi pejabat di Perusahaan Umum Daerah (Perusda) tersebut kurang peminat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, karena kurangnya jumlah pendaftar, proses rekrutmen kemungkinan besar akan dibuka kembali dalam waktu mendatang. Langkah ini diambil agar pemerintah daerah memiliki lebih banyak opsi calon yang benar-benar memenuhi kriteria dan standar kompetensi yang dibutuhkan.
“Untuk pejabat BUMD tentu harus melibatkan orang yang berkompetensi. Hingga sekarang peminat untuk pejabat Perusda masih kurang. Ke depan akan dibuka kembali,” kata Wakil Bupati Loteng, HM Nursiah usai menghadiri sidang paripurna kemarin.
Ia menegaskan, sebagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, PT Lombok Tengah Bersatu diharapkan tidak hanya menjadi simbol badan usaha daerah, tetapi juga mampu berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) kedepanya.
Pengisian jabatan direksi dan dewan pengawas yang profesional menjadi kunci utama dalam membangun tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Tanpa sumber daya manusia yang kompeten, BUMD dikhawatirkan akan kesulitan mencapai target bisnis dan bahkan berpotensi membebani keuangan daerah.
“Karena itu, proses seleksi pejabat BUMD diharapkan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta berbasis pada kemampuan dan rekam jejak calon, ” tuturnya.
Selain persoalan rekrutmen, PT Lombok Tengah Bersatu juga dituntut memiliki perencanaan bisnis (business plan) yang jelas dan terukur untuk jangka menengah maupun panjang. Perencanaan tersebut harus memuat strategi pengembangan usaha, analisis potensi pasar, manajemen risiko, serta proyeksi keuntungan yang realistis.
Namun demikian, jika dalam pengembangan usaha dibutuhkan tambahan modal untuk ekspansi atau penguatan sektor tertentu, pemerintah daerah tetap memiliki ruang untuk melakukan penanaman modal, tentunya dengan mekanisme dan kajian yang matang.
“Jika memang nanti membutuhkan modal dan perencanaan bisnisnya jelas serta prospektif, tentu daerah bisa melakukan penanaman modal. Tetapi semua harus dihitung secara cermat untung-ruginya bagi daerah,” ungkapnya.
Menurutnya. Minimnya peminat dalam rekrutmen pejabat BUMD ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Di satu sisi, Lombok Tengah membutuhkan BUMD yang kuat dan profesional untuk menopang pembangunan ekonomi. Di sisi lain, proses seleksi harus benar-benar menghasilkan figur terbaik yang mampu membawa perubahan.
Ke depan, pembukaan kembali rekrutmen diharapkan dapat menarik lebih banyak kandidat potensial, baik dari kalangan profesional, akademisi, maupun praktisi bisnis yang memiliki pengalaman relevan.
Dengan kepemimpinan yang tepat dan perencanaan bisnis yang matang, PT Lombok Tengah Bersatu diharapkan mampu tumbuh menjadi BUMD yang sehat, produktif, serta memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Loteng. (01)


