107 Pembalap Siap Guncang Mandalika, MFoS Putaran Kedua dan Kejurnas ITCR 2026 Jadi Panggung Adu Gengsi Nasional
LOMBOK TENGAH – Sirkuit Internasional Mandalika kembali bersiap menjadi pusat perhatian pecinta otomotif nasional. Sebanyak 107 pembalap dari berbagai tim dan daerah dipastikan akan meramaikan gelaran Mandalika Festival of Speed (MFoS) Putaran Kedua yang dirangkaikan dengan Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) 2026 pada 12–14 Juni 2026.
Ajang yang digelar di Mandalika International Circuit ini diproyeksikan menjadi salah satu kompetisi balap roda empat terbesar tahun ini. Kehadiran para pembalap terbaik nasional bukan hanya menghadirkan persaingan sengit di lintasan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem motorsport Indonesia sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta baru.
Sebagai salah satu Intellectual Property (IP) unggulan Mandalika Grand Prix Association, Mandalika Festival of Speed terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Event ini tidak hanya menjadi arena kompetisi bagi pembalap profesional, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet balap, pengembangan tim, komunitas otomotif, hingga industri pendukung motorsport nasional.
Kehadiran Kejurnas ITCR dalam putaran kedua MFoS semakin menegaskan posisi Mandalika sebagai rumah bagi balap roda empat Indonesia. Para pembalap akan mendapatkan kesempatan berkompetisi di lintasan berstandar internasional yang selama ini dikenal sebagai tuan rumah berbagai ajang balap dunia.
Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menegaskan bahwa penyelenggaraan MFoS merupakan bagian dari komitmen untuk menjadikan Mandalika sebagai pusat pengembangan motorsport nasional.
“Melalui MFoS dan Kejurnas ITCR, kami ingin memastikan Mandalika International Circuit tidak hanya menjadi tuan rumah event internasional, tetapi juga menjadi rumah bagi pembinaan dan pengembangan talenta motorsport nasional. Kami berharap ajang ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pembalap untuk berkompetisi sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem motorsport Indonesia,” ujarnya.
Menurut Ananda, konsistensi penyelenggaraan MFoS juga menjadi strategi MGPA dalam mengoptimalkan pemanfaatan sirkuit sepanjang tahun. Dengan menghadirkan berbagai kejuaraan nasional secara berkelanjutan, Mandalika tidak hanya hidup saat event internasional berlangsung, tetapi juga menjadi pusat aktivitas olahraga otomotif Indonesia.
Persaingan dalam MFoS Putaran Kedua dipastikan berlangsung ketat. Berbagai kelas bergengsi akan dipertandingkan, mulai dari Krida Agya One Make Race (OMR), Subaru BRZ Super Series, Superstars Sportscar Series, ITCR 1200cc, ITCR 1500cc, hingga ISTCR 3600cc.
Khusus kelas ISTCR 3600cc, panitia menghadirkan dua kategori sekaligus, yakni kategori Kejuaraan Nasional dan Non-Kejurnas. Langkah ini diharapkan mampu memperluas kesempatan bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan Mandalika.
Kejuaraan Nasional ITCR 2026 sendiri dijembatani oleh promotor balap nasional, Sunyoto Tsuyoshi Soejatmo atau yang lebih dikenal sebagai Sunny TS dari Racing Sun.
Sunny TS menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan MGPA dalam menghadirkan kejuaraan nasional di Mandalika.
“Kerja sama dengan MGPA memberikan manfaat besar bagi perkembangan motorsport Indonesia. MFoS yang dirangkaikan dengan Kejurnas ITCR menjadi platform penting bagi para pembalap untuk berkompetisi sekaligus memperkuat ekosistem motorsport dan industri otomotif nasional. Kami berharap ajang ini terus berkembang menjadi salah satu event balap nasional unggulan,” katanya.
Selama tiga hari pelaksanaan, penonton akan disuguhkan berbagai aktivitas menarik. Hari pertama akan difokuskan pada inspeksi lintasan, sesi Time Attack, serta latihan bebas yang menjadi kesempatan bagi tim dan pembalap untuk menyempurnakan performa kendaraan sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya.
Memasuki hari kedua, tensi persaingan mulai meningkat melalui sesi kualifikasi yang menentukan posisi start Race 1. Setelah itu, para pembalap akan langsung bertarung dalam balapan pertama untuk mengumpulkan poin penting dalam perebutan gelar juara.
Puncak kompetisi berlangsung pada hari terakhir melalui kualifikasi kedua dan Race 2 yang menjadi penentu posisi klasemen serta peluang para pembalap dalam perburuan gelar juara nasional.
Tak hanya menyuguhkan aksi balap yang menegangkan, penyelenggara juga menyiapkan berbagai aktivitas interaktif bagi masyarakat. Salah satunya adalah Pit Walk, yang memungkinkan penonton melihat langsung mobil-mobil balap, paddock tim, hingga berinteraksi dengan para pembalap dari jarak dekat.
Opening ceremony yang akan digelar selama rangkaian acara juga dipastikan menambah kemeriahan MFoS Putaran Kedua dan Kejurnas ITCR 2026.
Lebih dari sekadar kompetisi, penyelenggaraan MFoS diyakini membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi kawasan Mandalika dan masyarakat sekitar. Kehadiran ratusan pembalap, kru, ofisial, komunitas otomotif, hingga wisatawan diperkirakan akan meningkatkan okupansi hotel, aktivitas UMKM, transportasi, hingga sektor pariwisata di Lombok Tengah.
MGPA berharap Mandalika Festival of Speed dapat terus menjadi ruang kompetisi yang berkelanjutan bagi pembalap nasional sekaligus membuka peluang lahirnya generasi baru atlet balap Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Menariknya, seluruh rangkaian balapan dapat disaksikan secara gratis oleh masyarakat dari Grandstand A Mandalika International Circuit. Selain itu, penggemar motorsport dari seluruh Indonesia juga dapat mengikuti jalannya perlombaan melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi The Mandalika GP.
Setelah putaran kedua ini berakhir, MFoS 2026 akan berlanjut ke Putaran Ketiga pada 14–16 Agustus 2026 dan Putaran Keempat pada 16–18 Oktober 2026. Dengan kalender kompetisi yang semakin padat, Mandalika kian mengukuhkan diri sebagai episentrum baru motorsport Indonesia yang tidak hanya menjadi kebanggaan Nusa Tenggara Barat, tetapi juga kebanggaan bangsa di kancah olahraga otomotif nasional. (01)


