DLH Harus Dilibatkan dalam Setiap Program Pembangunan di KEK Mandalika

LOTENG— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mendorong agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dilibatkan secara aktif dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan yang berada di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi II DPRD Loteng, Murdani saat merayakan satu tahun fraksi NasDem Loteng.
Menurutnya, pelibatan DLH menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan seluruh kegiatan pembangunan di kawasan tersebut tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan kepatuhan terhadap perizinan lingkungan.
“Setiap program pembangunan, baik yang bersumber dari pemerintah maupun investor, harus mendapat telaah dari DLH. Ini penting agar dampak lingkungan bisa dipetakan sejak awal, sehingga pembangunan tetap berkelanjutan,” tegasnya.
Dewan juga menyoroti bahwa beberapa kegiatan pembangunan di kawasan KEK sering kali berfokus pada percepatan ekonomi tanpa melibatkan secara optimal instansi teknis yang berwenang di bidang lingkungan hidup. Akibatnya, potensi gangguan terhadap ekosistem dan persoalan perizinan lingkungan kerap muncul di kemudian hari.
Dewan berharap kolaborasi antara DLH, pemerintah daerah, dan pengelola KEK Mandalika dapat memperkuat prinsip pembangunan berkelanjutan di Lombok Tengah. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dari keberadaan KEK dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
lSementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lalu Sarkin menyambut baik dorongan tersebut. DLH menyatakan siap berperan aktif dalam proses kajian lingkungan, termasuk dalam penerbitan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), UKL-UPL, serta pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di lapangan.
“DLH akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pembangunan di KEK berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan masalah lingkungan di kemudian hari,” ujar. (01)











